oleh

Sempat Ditahan Polisi, 28 Mahasiswa di Ternate Akhirnya Dipulangkan

Ternate info – Kepolisian Resort (Polres) Ternate akhirnya memulangkan 28 mahasiswa yang sempat ditahan setelah melakukan aksi demonstrasi menolak pengesahan UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) yang berlangsung di depan kantor walikota Ternate.

Kapolres Ternate, AKBP Aditya Laksimada melalui Kasat Reskrim Polres Ternate, AKP Riki Arinanda saat dikonfirmasi RRI, Jumat (9/10/2020) malam ini mengatakan, ke-28 mahasiswa yang dipulangkan tersebut tetap diwajibkan untuk melakukan wajib lapor.

“Mereka kita pulangkan tapi mereka tetap wajib lapor,” ungkapnya.

Menurutnya, alasan pemulangan 28 mahasiswa yang sempat ditahan sebelumnya tersebut karena para mahasiswa tersebut telah ditahan selama 1×24 jam.

“Alasan mereka kita pulangkan berhubungan dengan Covid-19, karena mereka berbarengan dalam berkumpul apalagi ditemukan ada 5 orang yang hasil rapid test reaktif,” katanya.

Suasana Aksi Penolakan UU Ciptaker di Depan Gedung DPRD Kota Ternate (Dok: Istimewa)

Meski dilulangkan, riki menegaskan, proses penyelidikan masih belrlanjut dikaitkan dengan deliknya terjadi.

Baca Juga :  Diduga Terlibat Politik Praktis, Lima ASN Tikep Diperiksa Panwascam Tidore Selatan

“Aduannya tetap ditangani,” singkatnya tegas.

Riki juga bilang, untuk puluhan mahasiswa yang dipulangkan kerumah memiliki jaminan dari pihak keluarga dekat.

“Bisa dijamin karena mereka juga merupakan mahasiswa aktif,”akunya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Malut, Kombes Pol Subur sebelumnya menyampaikan, dari 28 mahasiswa yang diamankan tersebut, terdapat 5 orang hasil rapid test reaktif.

“5 orang reaktif dan mereka akan menjalani isolasi mandiri di rumah sambil menunggu hasil swab test di RSUD Ternate,” pungkasnya.mage widget. (ir-One)

Sumber: http://m.rri.co.id

Komentar

Pembaca Berita